Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 November 2013

Terungkap Kecacatan Sony PS4


TOKYO - Laporan mengungkap, Sony PlayStation 4 (PS4) memiliki beberapa kecacatan atau kerusakan yang bisa ditemukan. Salah satu kecacatan tersebut ialah munculnya pesan error 'blue light of death'.

Dilansir Vr-zone, Senin (18/11/2013), laporan mengenai munculnya error tersebut beredar saat konsol tersebut dirilis pada Jumat. Sebagian gamer yang mendapatkan PlayStation 4 saat hari peluncuran mengeluhkan adanya kerusakan tersebut.

Kabarnya, kecacatan yang muncul dijuluki blue light of death (BLoD) yang terpusat di sekitar port HDMI. Port HDMI ini dikatakan mengalami kerusakan, sehingga gagal menayangkan sinyal ke TV pengguna.

Ketika melakukan boot pada PS4, kabarnya konsol menampilkan lampu biru sesaat, kemudian berubah menjadi putih setelah simbol PlayStation muncul di layar. Mereka yang mengalami BLoD tidak bisa memunculkan sinyal PS4 ke TV.

Masalah ini kabarnya tidak hanya mencoreng kampanye Sony, tetapi juga mengakibatkan beberapa gamer, yang tidak diketahui jumlahnya untuk frustasi setelah membeli PS4 sekira USD400. 

Shuhei Yoshida dari Sony baru-baru ini merespon bahwa perusahaan akan menginvestigasi pesan error tersebut. Raksasa produsen konsol game asal Jepang ini juga menyatakan bahwa sekira 0,4 persen konsol yang diproduksi, diperkirakan mengalamai kecacatan.

Langkah terbaik apabila pengguna menemukan kecacatan ialah melaporkan ke bagian support line Sony atau mengunjungi pihak ritel, tempat Anda membeli PS4. Tidak hanya konsol game buatan Sony, Microsoft Xbox 360 juga kabarnya pernah mengalami error yang dinamakan 'Red Ring of Death', (
Baca selengkapnya » 0 komentar

Teknologi DNA Ganda untuk Produksi Panen Melimpah


YERUSALEM - Sebuah perusahaan startup asal Israel membuat sebuah temuan yang dapat meningkatkan hasil panen secara berlimpah. Stratup bernama Kaiima Bio-Agritech tersebut memiliki visi untuk menyediakan seluruh kebutuhan bahan pangan di seluruh dunia dengan teknologinya.

Teknologi tersebut menggunakan manipulasi DNA sebuah tumbuhan. DNA dari tumbuhan pertanian seperti padi, jagung, gandum dan lainnya digandakan agar bisa memproduksi hasil panen yang lebih banyak dari biasanya. Bahkan penggandaan DNA ini pun bisa diatur sesuai keinginan hasil panen yang diinginkan.

Dari manipulasi DNA ini juga dapat membuat tumbuhan pertanian menggunakan lebih sedikit air, dan meningkatkan daya tahan untuk hidup di kondisi yang sulit. 

CEO Kaiima Bio-Agritech, Doron Gal, mengatakan target jangka pendek perusahaan startup-nya saat ini adalah meningkatkan hasil panen ladang padi miliknya sendiri. Percobaan yang dilakukan pada ladang padi, jagung, dan gandum ini sudah terbukti dengan peningkatan yang cukup signifikan.

Dari 15 persen hasil panen biasa bisa meningkat hingga 50 persen jika menggunakan teknologi manipulasi DNA dari Kaiima. 

"Tujuan utama kami adalah untuk meningkatkan produksi panen ladang dengan cara mempercepat pertumbuhan tanaman dengan menggandakan DNA. Kami membuat ladang menjadi lebih baik, dan membuat ladang pertanian lebih tahan terhadap hama, iklim yang berubah-ubah, dan penyakit. Dengan ini hasil panen akan meningkat lebih banyak hanya dengan biaya yang lebih sedikit," kata Gal seperti dikutip Mashable, Senin (25/11/2013). 
Baca selengkapnya » 0 komentar

Foto Penampakan Gerhana Matahari 'Hibrida' Langka


CALIFORNIA - Beberapa hari lalu, muncul gerhana matahari hibrida yang bisa disaksikan di langit Amerika Serikat, Eropa serta Afrika. Foto penampakan gerhana tersebut muncul di jagad maya.

Dilansir Techeblog, Selasa (5/11/2013), gerhana matahari yang jarang terjadi ini muncul, menampilkan matahari yang sepenuhnya atau sebagian terhalang oleh bulan. Pertama kali gerhana matahari ini nongol di Amerika Serikat bagian selatan, kemudian bergerak ke timur menyebrangi Samudera Atlantik dan benua Afrika.

Menurut badan antariksa asal Amerika Serikat, NASA, gerhana matahari total terbesar terjadi di wilayah Samudera Atlantik. Gerhana matahari ini dinamakan hibrida, karena penampakan matahari yang tertutup bervariasi, tergantung dari daerah mana yang diamati oleh penduduk. 

Dalam pergerakan tersebut, gerhana matahari akan beralih antara gerhana annular (melingkar) dan gerhana matahari total. Seperti diketahui, gerhana matahari muncul ketika bulan lewat  di antara matahari dan Bumi.

Pada peristiwa gerhana matahari total, bulan berada pada jarak yang tepat untuk benar-benar seluruhnya menghalangi sinar matahari.

Pada gerhana matahari annular, penampakan diameter bulan baru lebih kecil daripada cincin matahari yang terlihat. Kabarnya, gerhana matahari total bisa bertahan selama 10 detik.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Awal Desember, Komet ISON Hiasi Langit Malam

CALIFORNIA - Langit Bumi saat ini tengah kedatangan tamu cantik bernama Komet ISON. Komet berwarna hijau zamrud ini memang sedang dalam masa puncaknya terlihat melintasi langit Bumi menuju matahari.

Komet yang bernama lengkap C/2012 S1 ISON ini diprediksi akan terlihat sangat cerlang di langit malam pada akhir November hingga awal Desember 2013. Namun sayangnya komet yang akan menampakkan diri di hadapan penduduk Bumi selama masa hidupnya itu tak bisa diprediksi. Namun demikian, beberapa astrografer (sebutan untuk fotografer astronomi), berhasil mengabadikan Komet ISON.

Namun jika Anda sangat penasaran untuk melihat ISON dengan mata kepala sendiri, seorang astronom dari Space Telescope Science Institute, Zolt Levay, memberikan tips untuk menyaksikan pertunjukan langit tersebut.

"Lokasi terbaik untuk menyaksikan ISON adalah di tempat yang gelap. Jauh dari cahaya lampu kota, dengan langit yang jernih tanpa awan, dan kelembaban rendah. ISON akan tampak di langit timur sangat dekat dengan horison (garis cakrawala)," kata Levay seperti dilansir dari LiveScience, Selasa (26/11/2013). Dikarenakan posisi ISON yang berada sangat rendah di ufuk timur, tempat pengamatan haruslah terbebas dari berbagai halangan.

"Tempat pengamatan harus tak terhalang oleh pohon, gedung, dan gunung," lanjut Levay. Oleh karena itu, salah satu cara agar lokasi pengamatan tak terhalang oleh gedung, pohon, ataupun gunung adalah berada di tempat yang tinggi. 

"Tempat terbaik untuk melakukan pengamatan adalah di barat daya, dengan sudut elevasi yang tinggi," ucap Levay. Sang astronom juga mengingatkan, akan lebih baik jika udara pada malam pengamatan memiliki udara yang kering dan sedikit dengan kabut. Levay juga menyarankan tempat pengamatan terbaik selain tempat tinggi adalah gurun pasir.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Ini Pemanfaatan Teknologi Nuklir di Bidang Kedokteran


 YOGYAKARTA - Teknologi nuklir tak selalu berkaitan dengan pembangkit sumber daya, dan tak melulu menyeramkan. Buktinya, teknologi nuklir juga bisa digunakan untuk kebutuhan medis, yaitu kedokteran nuklir dan radiologi. Dokter spesialis kedokteran nuklir dan spesialis radiologi di Rumah Sakit An Nur Yogyakarta, Suyitno, mengatakan teknologi nuklir sekarang sudah digunakan untuk mendeteksi sebuah penyakit ataupun penanganan berupa terapi. Bekerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), alat bernama Renograf diciptakan untuk mendeteksi berbagai penyakit, khususnya untuk mengetahui fungsi ginjal seseorang. Metode pendeteksi bernama Renogram ini hanya menggunakan sebuah kursi khusus dengan alat yang berada di sandaran kursi. Fungsi alat tersebut untuk memindai dan mengumpulkan berbagai profil informasi mengenai ginjal sesorang untuk kemudian ditransfer ke komputer. Dengan metode ini pemeriksaan fungsi ginjal lebih sederhana, praktis, dan hanya membutuhkan waktu singkat. Dengan adanya metode Renogram ini, bisa menjadi pilihan modalitas lain bagi pasien yang ingin melakukan pemeriksaan. Pasalnya dengan menggunakan Renogram ini, para dokter di Kedokteran Nuklir bisa mendapatkan profil fungsi ginjal secara detil, aman, akurat, dan tidak merusak tubuh. Namun demikian, dokter Suyitno tak menampik akan adanya risiko dari metode tersebut. "Semua tindakan medis pasti ada risikonya. No zero risk. Tapi dilihat dulu, mana yang lebih banyak didapatkan dari tindakan metode Renogram ini, manfaat atau mudharatnya?", ujar Suyitno. "Ini sangat membantu bagi pasien yang akan melakukan tranplantasi ginjal," tutup dokter RS An Nur ini. (amr)
Baca selengkapnya » 0 komentar

Komputer China, Tercepat di Dunia Saat ini

SWISS – Komputer super yang dibuat oleh pemerintah China mempertahankan tempat di posisi teratas sistem yang paling kuat di dunia, dalam pengukuran bulan Juni. Tianhe-2 dapat beroperasi dengan kecepatan 33.86 petaflop/detik atau setara dengan 33.863 triliun per detik, menurut standar perhitungan Linpack. Hanya ada perbedaan satu tempat di posisi teratas terkait komputer super, yaitu Piz Daint buatan Swiss dengan 6,27 petaflop per detik, yang turun ke posisi enam. Daftar Top 500 komputer super disusun dua kali setahun oleh satu tim yang dipimpin oleh seorang profesor dari Universitas Mannheim, Jerman. Daftar itu disusun berdasarkan kecepatan komputer tanpa mengukur sejumlah faktor seperti bagaimana kecepatan memindahkan data dari satu sistem ke sistem lain. IBM -yang menciptakan lima dari 10 komputer tercepat dalam daftar terbaru- mengatakan kepada BBC cara kalkulasi komputer itu harus diubah. DORONG INOVASI “Daftar Top 500 merupakan cara yang sangat berguna dalam dekade terakhir untuk menilai komputer,” kata Dr Alessandro Curioni, kepala ilmu komputer di laboratorium penelitian IBM di Zurich, Swiss. “(Namun) dewasa ini, yang diperlukan adalah pengukuran yang lebih praktis yang menggambarkan penggunaan komputer super berdasarkan aplikasi yang paling penting.” “Kita menggunakan komputer super untuk menyelesaikan masalah yang sebenarnya, untuk penelitian, mendorong inovasi dan memudahkan kehidupan,” tambahnya. “Jadi, satu hal yang akan diajukan oleh saya dan kolega saya adalah membicarakan dengan penyelenggara Top 500 untuk menambah (elemen) pengukuran baru.” Tianhe-2 atau Bima Sakit 2 dikembangkan oleh unit Teknologi Pertahanan Universitas Nasional Cina di Guandong. – bbc/d Daftar Komputer Super Tercepat di Dunia : 1. Tianhe-2 (Cina) 33.86 petaflop/detik 2. Titan (AS) 17.59 petaflop/detik 3. Sequoia (AS) 17.17 petaflop/detik 4. K computer (Jepang) 10.51 petaflop/detik 5. Mira (AS) 8.59 petaflop/detik 6. Piz Daint (Swiss) 6.27 petaflop/detik 7. Stampede (AS) 5.17 petaflop/detik 8. Juqueen (Germany) 5.09 petaflop/detik 9. Vulcan (AS) 4.29 petaflop/detik 10. SuperMuc (Jerman) 2.90 petaflop/detik (Sumber: Daftar Top500 List berdasarkan standar Rmax Linpack)
Baca selengkapnya » 0 komentar

Selasa, 20 Agustus 2013

Lomba Senjata China Versus Amerika Serikat

Hanya dalam masa satu generasi saja, kini Negeri Tirai Bambu telah bertransformasi dari negeri agraris terbesar menjadi negeri yang memiliki kekuatan industri dan perdagangan yang sangat kuat. Perekonomian China saat ini 20 kali lebih besar dari pada 20 tahun yang lalu dan kini mulai mendekati kekuatan ekonomi Amerika Serikat yang merupakan negara dengan perekonomian terkuat saat ini. 

 Tetapi hal lain yang juga perlu menjadi perhatian disamping kekuatan perekonomian yang luar biasa pesatnya adalah kenyataan bahwa pemerintah China saat ini juga secara aktif tengah membangun kekuatan militer mereka. 

 Sepuluh tahun yang lalu, budget yang dialokasikan untuk Tentara Pembebasan Rakyat China (People's Liberation Army) adalah sekitar 20 milyar dollar. Dan saat ini, sejumlah analis memperkirakan budget kemiliteran tersebut telah hampir mencapai 160 milyar dollar. 

 Presiden China Hu Jin Tao menyatakan bahwa saat ini Tentara Pembebasan Rakyat China tengah mengemban misi bersejarah baru diabad 21. Dari tugas menjaga kedaulatan Negara China menjadi tentara berkekuatan global agar dapat menjadi negara super power sejati. 


 Dalam beberapa kejadian yang lalu kehadiran tentara China memang dapat berjalan seiring dengan militer Amerika Serikat seperti pada saat China bergabung dalam patroli anti bajak laut di laut Somalia. 

 Tetapi sejumlah analis mengkhawatirkan jika suatu saat kedua kekuatan tersebut bertemu di suatu kondisi dengan tujuan yang saling beseberangan. Maka yang terjadi akan sangat riskan karena kedua negara tersebut sama-sama memiliki teknologi militer yang terbaik dewasa ini. 

 Pejabat pemerintahan Amerika Serikat tidak hanya menghawatirkan besarnya budget militer China, tetapi juga adanya kenyataan bahwa militer China saat ini memiliki kemampuan teknologi militer yang hampir setaraf dengan Amerika Serikat. 

  
Sebagai contoh, selama ini Amerika berpendapat bahwa pesawat tempur F-22 dan F-35 adalah pesawat-pesawat tempur generasi kelima yang hanya dimiliki Amerika Serikat saja (kedua jenis pesawat ini adalah pesawat-pesawat yang memiliki kemampuan anti terlacak radar, berkemampuan mesin dan sistim kontrol penerbangan yang terhebat, serta memiliki sistem komputer jaringan khusus). Tetapi, pada tahun 2011, saat menteri pertahanan Amerika Serikat Robert Gates berkunjung ke China, Presiden China Hu Jin Tao menyambutnya dengan menampilkan pertunjukan penerbangan pesawat tempur J-20 di atas kota Cheng Du (Ini baru satu jenis pesawat anti radar yang tidak dirahasiakan, bagaimana dengan yang lain?). 

  
Yilong
China juga kini aktif mengembangkan pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle). Contohnya pesawat Yilong I (Pterodactyl) dan BZK-005 yang keduanya memiliki spesifikasi persis dengan Predator dan Global Hawk milik militer Amerika Serikat. Sebelum kedua pesawat ini diperkenalkan, China juga tercatat memiliki pesawat tanpa awak yang oleh pihak barat dijuluki sebagai Dark Sword. Dark Sword ini pertama kali terdeteksi pihak barat pada tahun 2006 yang lalu dan diperkirakan mampu melakukan perjalanan tanpa awaknya jauh dari wilayah China. Dan untuk mendukung kekuatan pesawat tempur mereka, musim panas yang lalu pemerintah China telah mengumumkan pembangunan 11 pangkalan udara baru di sepanjang pantai China. 

 Sebagai tambahan, jika sebelumnya hanya Amerika Serikat yang memiliki kemampuan untuk mengirimkan kapal induk yang penuh dengan pesawat siap tempur kesetiap penjuru bumi, China kini diketahui telah membeli kapal induk milik mantan Uni Soviet berukuran 65 ribu ton dengan memanfaatkan suatu Travel Agen palsu sebagai perusahaan pembelinya. Kapal induk tersebut diketahui kini telah dilengkapi dengan mesin dan persenjataan baru termasuk dalam hal ini sejumlah rudal permukaan ke udara yang oleh pihak barat dijuluki Flying Leopard (Singa Terbang) dan sistem pertahanan udara otomatis. Kapal induk tersebut kini bernama Liao Ning mampu mengangkut 50 unit pesawat jet tempur Shen Yang J-15 'Flying Shark' (Hiu Terbang). Jet tempur ini berkemampuan sebanding dengan Jet Tempur Amerika Serikat jenis F-18. 

 Dan sebagai perkembangan teknologi untuk Angkatan Darat China, pemerintah China kini juga telah memiliki sejumlah rudal jarak jauh yang berkode DF-21D. Rudal ini dapat diluncurkan dari truk khusus, sehingga dapat dimobilisasi dengan cepat. Pihak barat menjulukinya sebagai Carrier Killer. 

 Disamping itu, secara rahasia, China diketahui tengah menyiapkan sejumlah kapal perusak anti deteksi radar yang masing-masing berukuran 8 ribu ton dan sejumlah kapal selam nuklir serta sejumlah kapal peluncur kendaraan amphibi. 

 Kabar terbaru menyatakan bahwa China baru saja meluncurkan kapal penjelajah baru berukuran 36 ribu ton bernama Bahai Sea Green Pearl yang mampu mengangkut 2 ribu prajurit beserta 300 kendaraan tempurnya. Dalam hal ini China menyatakan bahwa kini mereka siap mendukung misi keamanan PBB meskipun pasukan mereka harus berada di pedalaman Afrika atau Amerika Selatan. 

 Perlu diketahui bahwa hingga saat ini, sistem informasi militer dan pemerintahan Amerika Serikat 80% mengandalkan satelit dan GPS. 

 Sementara itu, China diketahui tengah mengembangkan sejumlah satelit mikro yang mampu bertindak sebagai pesawat 'kamikaze' sehingga mampu merontokkan satelit manapun yang dipandang sebagai bahaya bagi China dengan cara menabrakkan diri ke satelit lawan. Disamping itu di permukaan bumi pun China tengah mengembangkan sejumlah senjata laser yang dapat melelehkan satelit manapun yang dianggap sebagai musuh yang melintas di wilayah udara China. 

 Kolonel Senior Yao Yun Zhu dari Chinese Academy of Military Science menyatakan bahwa kini Amerika Serikat bukanlah satu-satunya negara dengan kekuatan super power di ruang angkasa. China tengah menyiapkan pengiriman lebih dari 100 satelit militer dan sipil dalam dekade ini dengan menggunakan pesawat ruang angkasa pengirim tanpa awak dan dapat dipakai ulang. Pesawat ruang angkasa tersebut bernama Shen Long. 

 Dalam hal perang 'Cyber', China juga mengembangkan suatu sistem yang disebut sebagai Informationized Warfare (Peralatan Perang Sistem Informasi). Jika Amerika Serikat memiliki Cyber Command, China kini tengah melatih sejumlah 130.000 personil untuk perang sistem informasi. 

  
X47B
Sementara itu, minggu lalu, Angkatan Laut Amerika Serikat telah selesai melaksanakan uji penempatan pesawat X-47B di kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz USS Harry S Truman. X-47B adalah pesawat jet tempur tanpa awak (Unmanned Combat Air System / UCAS) buatan Northrop Grumman Amerika Serikat. 

 Uji coba ini dimulai tanggal 26 November 2012 yang lalu. Dalam uji coba kali ini masih belum meliputi tes lepas landas dan mendarat di kapal induk tersebut. Uji coba kali ini antara lain bertujuan melakukan pengetesan tata cara pengangkutan dan penempatan pesawat khusus ini di kapal induk, penarikan di geladak dengan traktor pemindah, pengarahan posisi dengan kontrol operator menggunakan katrol, dan pengetesan sistem digital mesinnya dalam area yang dipenuhi gelombang elektromagnet. 

 Kembali ke pembahasan teknologi militer China dan Amerika Serikat, kedua negara ini sama-sama memiliki persenjataan nuklir. Tetapi kedua belah pihak diperkirakan tak akan menggunakan itu semua karena kedua belah pihak sama-sama mengetahui bahwa penggunaan senjata nuklir adalah sama saja dengan bunuh diri, mengingat efek senjata nuklir tidak hanya menghancurkan lawan tetapi radiasinya juga dapat menghantam diri sendiri dan pihak lain yang tidak terlibat. 

 Dan hingga saat ini, tak satupun negara di dunia ini memiliki kesiapan cukup untuk menghadapi perang nuklir. Walau pun semua negara pemilik senjata nuklir juga telah membangun bunker-bunker tahan radiasi nuklir, tak satu pun bunker-bunker tersebut terjamin 100% aman dari radiasi radio aktif. Dan bunker-bunker tersebut juga tak akan mampu menampung semua warga negara pemilik senjata-senjata nuklir tersebut. 
 Sehingga, justru yang menjadi kekhawatiran Amerika Serikat adalah persenjataan-persenjataan non nuklir pihak China. 

 Memang saat ini Amerika Serikat dan China terikat dalam banyak kesepakatan perdagangan dan investasi. Tetapi seperti di uraikan sebelumnya, akan selalu ada kemungkinan kedua pihak ini dapat memiliki kepentingan yang saling berseberangan, dan ini bersifat sangat riskan meskipun kedua pemerintahan menyatakan bahwa perselisihan yang mungkin terjadi antar dua negara akan menimbulkan efek merugikan yang sangat besar bagi kedua belah pihak sehingga mereka akan selalu berusaha menghindari konfrontasi langsung. 

 Mungkin itu juga sebabnya saat sejumlah laporan intelijen menunjukkan bahwa pesawat mata-mata Iran RQ-170 yang jatuh di perbatasan Iran baru-baru ini ternyata dibuat dengan bekerjasama dengan sejumlah ilmuwan China, pemerintah Amerika Serikat memilih untuk tidak banyak berkomentar. 

 Memang dalam banyak hal Amerika Serikat perlu sangat berhati-hati dalam menghadapi China. Karena, berbeda dengan Uni Soviet dulu yang merupakan gabungan dari banyak negara-negara komunis yang 'terpaksa' bersatu dalam Persatuan Soviet dan terdiri dari banyak ras suku bangsa sehingga relatif mudah dipecah-belah. China sejak zaman dahulu adalah negeri tunggal yang secara ras cukup homogen. 

 Selain itu, di Amerika Serikat sendiri sejak zaman koboy sudah banyak orang-orang keturunan China yang sulit dibedakan mana yang keturunan China Sosialis dan mana yang Kapitalis. Berbeda dengan Negara China, dimana keberadaan orang kulit putih sangat mudah di tandai. 
Baca selengkapnya » 0 komentar

Jika BBM ke Android dan iPhone, Masihkah Kamu Akan Membeli Blackberry?

Itu pertanyaan lanjutan dari peristiwa BBM alias Blackberry Messenger yang konon katanya paling lambat akhir Summer Canada nanti akan masuk ke Android dan iPhone. Sebuah langkah berani atau sebenarnya gamang antara percaya diri dan malah menjual diri karena bisa jadi BBM Multiplatform ini adalah pertaruhan terakhir Blackberry untuk mendulang keuntungan.

Seperti gue kutip dari Dailysocial.net:

BlackBerry kembali membukukan kerugian untuk periode kuartal pertama tahun fiskal 2014 yang berakhir 1 Juni 2013. Meskipun mengalami kenaikan pendapatan 15% dibanding kuartal sebelumnya, mencapai $3.1 miliar, BlackBerry mencatat kerugian $84 juta.
Ini menjadi sebuah bukti bahwa pengguna device Blackberry populasinya semakin sedikit ketimbang Android dan iPhone. Menarik dalam beberapa bulan ini gue ditanyai beberapa orang tentang pembelian smartphone. Seperti biasa, gue menjelaskan dengan lengkap apa untung rugi membeli sebuah smartphone ber-OS Android, Blackberry, iOS, atau Windows Phone. Terakhir, gue menginformasikan jika BBM akan masuk paling lambat akhir tahun 2013 ini ke Android dan iOS. Lalu muncullah pertanyaan galau, terutama bagi seseorang yang niatan awalnya membeli Blackberry yaitu :


"Masihkah saya harus membeli Blackberry?"

Pertama, gue bukanlah geek yang membela salah satu OS sampai bertengkar dengan pengguna OS lain di forum-forum teknologi. Honestly, gue membuka diri dengan segala OS di dunia ini mulai dari Symbian sampai Android. Artinya gue mau mencoba segala OS dengan tujuan mengetahui segala kekurangan dan kelemahannya agar gue bisa membeli barang yang tepat.

Saat ini, gue memegang 3 gadget (1 iOS dan 2 Android beda versi). Perlu diingat bahwa gue memang condong ke Android, hanya tidak menutup kemungkinan memakai OS lainnya. Android hanya sebuah OS yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gue. Oke, segitu dulu pembukanya agar kamu yang membaca ini tidak menganggap gue seorang geek yang menyerang OS tertentu dengan alasan konyol.

Kembali ke pertanyaan awal : "Masihkah saya harus membeli Blackberry?". Sekarang anggap saja Blackberry Messenger sudah hadir di Playstore dan Apple Store. Maka menurut gue, ada 2 kemungkinan yang bisa kamu pilih untuk menentukan apakah kamu masih harus membeli Blackberry atau tidak. Gue membuat 2 kemungkinan ini dari segala sisi terutama efisiensi pemakaian budget. Masalah selera dieleminasi.


Kemungkinan #1 : Budget < 4 Juta


Di rentang budget seperti ini, beberapa orang cenderung ingin membeli tipe Blackberry seperti Blackberry Bellagio, Storm, Curve, atau Torch. Apa yang kamu dapatkan dari Smartphone itu? Sebuah device dengan Prosesor maksimal 1,2 Ghz dan rataan RAM 700an MB. Prosesor adalah otak dari gadget, sedangkan RAM sederhananya adalah tempat sementara menampung aplikasi-aplikasi yang berjalan. Artinya jika semakin besar keduanya, maka dipastikan kekuatannya semakin mumpuni. 

Kali ini buang iPhone karena di rentang ini kamu tidak akan menemukan jajaran iPhone terbaru dengan harga rendah (kecuali second tentunya). Dengan budget segitu, cobalah sedikit membuka matamu untuk gadget Android. Misalnya kamu buka Teknoup Store dan cek apa yang kamu dapat dengan budget segitu. Harusnya, kamu bisa mendapatkan gadget dengan kekuatan yang mirip bahkan dengan harga yang lebih murah. Cek link ini jika kamu memang penasaran apakah memang Bellagio itu secanggih yang kamu pikirkan :http://www.gsmarena.com/compare.php3?idPhone1=4332&idPhone2=5279 



Masih belum cukup? mari kita bandingkan Torch dengan Sony Xperia XP (tidak SAMSUNG lagi karena saya bukan agen SAMSUNG :D), cek di link ini :http://www.gsmarena.com/compare.php3?idPhone1=3723&idPhone2=5364. Bandingkan Apple to Apple kedua gadget tersebut dan temukan sebenarnya mana yang lebih "pintar". 



2 perbandingan tadi menurut gue cukup untuk menyimpulkan betapa beda tipisnya kecanggihan kedua gadget tersebut dengan perbedaan harga yang terbilang "tebal". Untuk yang kedua dengan harga yang tipis malah terjadi perbandingan yang "tebal". Itu juga berarti dengan budget sebesar pembelian Bellagio, kamu sebenarnya malah punya banyak pilihan di Android dengan spesifikasi lebih canggih. Got that point? 

Selanjutnya, tahukah kamu bahwa OS BB di bawah BB10 semuanya masih harus memakai Blackberry Internet Service?(termasuk OS 7). Jika kamu jeli, maka sebenarnya harga paket Blackberry itu sangat mencekik. Jika tidak percaya, maka tanyakanlah pada pengguna Android tentang apa yang mereka dapat dengan uang Rp. 25.000. Sudah pasti suatu layanan yang jauh lebih murah ketimbang paket Blackberry karena tidak ada yang namanya paket Android. Pilih salah satu paket di operator lalu selanjutnya internet dan segala aplikasi bisa dipakai sepuasnya dengan kuota atau volume sebagai pembatas.


Kemungkinan #2 : Budget > 4 Juta


Sekarang kamu patut bingung karena sebenarnya apapun bisa dibeli dengan budget segini. Kalau kamu masih ingin membeli Blackberry maka itu adalah pilihan yang terbilang bagus karena di segmen ini sudah ada Blackberry Z10, Q10, dan Q5. Tapi tunggu, cobalah lirik iPhone 5 yang cantik, simpel, dan didukung aplikasi yang berlimpah. Di Android, kamu bisa memilih jajaran elit seperti Samsung Galaxy S4, Xony Xperia Z, HTX One X, LG Optimus Pro atau si pendatang baru Oppo Find 5. 




Di tahap ini, gue sendiri susah menentukan pilihan akan di jatuhkan ke Smartphone dengan OS mana karena ketiganya dari segi spesifikasi sama bagus. Tadi gue mengatakan membuang faktor "selera", tetapi untuk hal ini gue akan meyakinkan bahwa jika keinginanmu kuat membeli Blackberry dan budgetnya cukup maka pastikan pilihanmu membeli jajaran BB10 di atas.

Gue hanya memasukkan masing-masing kelemahan jika kamu ingin berpikir ulang : 

- iPhone memang kuat di aplikasi karena jumlahnya tentu akan selalu di atas Android dan Blackberry karena tidak ada pengkotak-kotakan versi OS, namun menurut gue tidak cocok untuk user praktis yang sudah terbiasa "plug and play". Setiap ingin memasukkan video dan musik, mau tak mau harus lewat iTunes. Kalau bagi kamu tidak masalah, pilihlah produk Apple ini.

- Android memiliki aplikasi yang berlimpah walau masih kalah dengan Apple. Memindahkan video dan musik semudah memakai flashdisk yang biasa kamu lakukan. Sayang segmentasi di Android begitu kuat sehingga para developer aplikasi lebih cenderung memberikan aplikasi terlebih dahulu ke App Store ketimbang Google Play. Selain itu tampilan aplikasinya bisa beda-beda di setiap smartphone akibat terlalu banyak merk Android yang membuat para pengembang harus memperhatikan banyak hal. Sekali lagi, jika itu tidak masalah maka silahkan beli Android.

- Blackberry 10 adalah tonggak baru Blackberry karena hadir bukan dengan sekedar wajah baru. BIS sudah tidak berlaku di OS BB10 karena memakai paket data biasa. Inovasi Blackberry di OS terbarunya jauh lebih maju jika dibandingkan dengan OS Blackberry sebelumnya. Sayang Blackberry belum bisa berbicara banyak di aplikasi, masih terlalu jauh dibandingkan dengan Android dan iOS.

Gue tidak pernah membeli Blackberry tetapi pernah menggunakannya beberapa kali, jadi jangan meminta gue menjawab pertanyaan yang kita bahas sekarang. Paparan sebelumnya harus menjadi dasar kamu membuat keputusan membeli atau tidak. So, seandainya BBM masuk Android dan iPhone, masihkah kamu akan membeli Blackberry?
Baca selengkapnya » 0 komentar

Copyright © مرحبا بكم في مدونتي (Ega's Blog) 2013

Template By Ega Firza